avril 24, 2009

why men marry bitches?

sungguh, tidak berminat bekerja sama sekali, padahal jenuh juga enggak, cuman memang badannya lagi ga mau diajak kompromi. jadi sekarang memilih untuk bekerja dirumah dan kerjaan kelar dari pada jahu-jahu kekantor dan pulangnya malam. posisi kegemaran membaca juga menurun drastis, sehingga semakin menyadari kalau ternyata sangat agak ga cerdas dan makin meningkatkan FINE ajah, frustrated, insecure, neglected, emotional hehehehe....

eh, soal lagu demenenannya saya sekarang yang close to you, yang melow melow dramatis itu, ternyata lagunya carpenters ini masuk ke jajaran lagu ok sepanjang masa ya, pantes, sekali denger langsung suka, telinga saya hanya beradab untuk lagu-lagu bagus, including lagunya titi kamal dan olga yang jadi lagu perjuangan saya kalau lagi karoke di jalanan hehehe.... theres no doubt ya, pokoknya yang baca tulisan saya ini, harus sepakat dan setuju.

hal lain, saya entah mengapa jadi demen sembayang
^_^ two thumps for me hehehe..... mungkin karena saya merasa kalau sentuhan malaikat maut dah deket sama hati saya, secara, saya khan suka sakit hati, patah hati, terus makan hati hahahhaa..... jadi mau ga mau musti sembayang. ga begitu juga sieh, yang bener adalah, dulu banget pas, sebulan yang lalu mungkin, kira-kiralah, lagi mau misa, ada yang nyindir saya, ga pernah ke gereja gitu, sekali ke gereja malah jahu bangets dan nunggu lama kali, dasar gundul pacul, saya malah baru menyadari kalau saya nurutnya sama dia dan bukannya sama orang tua saya hahahaha....cuman sindirannya itu memang berhasil sama saya, saya ga rajin nitip doa lagi sama orang, usaha sendiri ya. banting tulang gituh deh hahahaha...... halah...........

judul postingan saya ini, adalah salah satu buku yang menginspirasi saya buat melakukan pernikahan, finally, karna saya pikir saya ga akan menikah tu, saya melihat kalau beberapa pria terlalu apreori pada saya, mendengar kata-kata terlalu mandiri bagi lelaki, terlalu mendominasi, terlalu manja, terlalu cantik, terlalu egois untuk berbagi, dan yang paling parah terlalu cemburu buta hahahaha.....saya memang belum selesai baca juga, karna saya bacanya blenjah-blenjah gitu deh. dikasi adek saya pas saya ultah ke-25 kemaren, actually last year, mungkin dia kasian kok mbaknya ga laku-laku, sementara dianya lenggang kangkung jalan sama cowoknya di depan saya hahahaha..... but worth it banget bukunya. dari buku ini saya terinspirasi buat mencari lelaki yang menganggap saya sepadan buat dia, yang bisa berbagi segalanya, meskipun masi perlu ada rahasia juga ^_^ namun jangan ada dusta ya, dan ternyata sulit bukan main, mencari seseorang dari golongan pria yang menganggap saya sepadan dengannya. intinya sie, bisa marah sama saya dan saya marahi juga, vice versa si istilah gaulnya.

huffffffffffff, setelah hampir menyerah, i found him, (not) straight way in front of my eyes, (not) really close and (not) cheerful, theres butterfly, a lot of butterfly, cuman sayang dia ga suka sepak bola dan ga pernah demen lagunya titi kamal hahahaha....

Aucun commentaire: