décembre 30, 2009

udano seng deres

saya baru saja terkagum-kagum dengan tulisan seorang kawan.
sebenarnya dia bukan kawan saya karna saya tidak mengenalnya begitu dekat, bukan juga kawan saya karna saya tak pernah bertemu dengannya secara langsung.
saya mengenalnya lewat tulisannya, dan langsung kagum padanya. itu saja, mudah sekali membuat diri saya kagum pada seseorang atau sesuatu.
sangat sederhana.

saya ingin menghayati setiap kata-katanya.
saya ingin menulis semua kata-katanya dalam bahasa saya.
namun kata-kata itu tidak mampu saya ucapkan dalam keadaan yang demikian peliknya dalam hati saya, pun juga hatinya, si penulis itu, yang sebenarnya bukan kawan saya, yang sejujurnya saya langsung kagum saja padanya.

tulisan yang membuat saya senewen pada langkah hidup saya.
tulisan yang tidak menginspirasi perjalanan cinta saya.
tulisan yang biasa soal diam, dan bahagianya mengatakan aku baik-baik saja.
tulisan yang nyaris membuat saya masa bodoh di awal saya membacanya.
tulisan yang akhirnya memaksa saya untuk harus membaca sampai tamat.
tulisan yang mengingatkan saya pada dia, si penulis itu, yang sebenarnya bukan kawan saya, yang sejujurnya saya langsung kagum saja padanya.

PS. Ayah, avatar tu bagus lo......

décembre 22, 2009

masa muda

senangnya tiada terkira kemarin, selain saya keturutan makan sate di IEC, saya juga main ke rumah geby lama sekali, ketawa-ketawa mengingat masa muda, masa saya masih ingusan dan tidak tahu apa-apa, masa dimana saya masih suka berkelana, tidak memandang apapun secara rasional dan melihat semua hal tanpa logika dan nalar. cukup menyenangkan bisa berbagi dan berkawan tanpa memandang status sosial tanpa tahu dia anak siapa atau hartanya ada berapa. cukup berbagi dan tertawa, benar-benar indahnya masa muda. masa yang berapi-api dan masa yang degil sekali.

bukan tanpa sebab saya main ke rumah gabor. awalnya saya hanya lewat depan rumahnya, dan iseng menelpon, dia ada di rumah, ya sutra, pacar miller ini pun bilang dia ada di rumah dan segera membuka pintu rumahnya. akhirnya meskipun hanya disuguhi aroma bau badan, karena belum mandi semua, dan hanya sambil duduk di kursi pesakitan (mengingatkanku pada kejadian dulu, pada waktu cintaku dipisahkan dengan tidak beradap oleh dia si penghancur hidupku), kita bertiga tertawa-tawa, dan berjanji akan melakukan reuni sekali lagi, nanti. kok bertiga ya, saya melupakan om gagah, yang ikut andil dalam reuni kecil ini. seru dan sangat saru.

thanks a lot buat om gagah yang tak terduga dan kunyana membelikan aku baju totol-totol yang lucu nian, dan dengan penyadaran tingkat tinggi dia tidak membelikan baju yang lebih girly dari ini, karna yakin sekali pasti tidak akan kupakai sama sekali. hehehehe.... dan dengan potongan rambut poni nungging kebanggaanku ini maka aku pasti tampak ciamik sekali bila memakai baju ini untuk nonton ke XXI nanti.

meskipun demikian, aku agak metal belakangan ini, berbagai doa dari kawan-kawan tentang kehamilanku, sangat nikmat sekali terdengar di telingaku, hanya saja rasanya, bila boleh memilih, heumsp, kok rasanya belum siap mental ya bila harus hamil. secara naluriah dan harafiah, apalagi yang kurang, semua ada dan semua tinggal menunggu pembuahan di rahimku yang masih tak tau nasibnya ini. hanya saja, jika aku boleh memilih ya Tuhan, biarkan aku bersenang-senang dulu barang sesaat, sebelum Kau anugerahi aku tanggung jawab yang maha dasyat untuk menyebut diriku ini sebagai orangtua, tapi jika kehendakMulah yang ada maka, kapan pun itu waktunya, aku akan bersyukur dan tak henti berkata, terima kasih atas anugerah-Mu hari ini.

kemetalanku yang kedua adalah, saya baru saja mendapat kabar, kalau si Mbak, hu uh si Mbak yang itu, she lost something, saya jadi teringat akan sumpah serapah saya dahulu, saya lupa bagaimana awalnya, yang jelas pada akhirnya, saya berucap, 7 turunan. deg, saya langsung nerves, dan tak sadar saya berdoa, Tuhan, apakah Kau mengabulkan doaku atau hanya sedang menunggu waktu yang lebih tepat? apakah dulu aku sangat kalap menangisi nasibku, sehingga dalam bencanaku, Kau pun masih melihat padaku. dan sekarang saya menangis, bukan karena apa yang sudah menjadi takdir saya, namun karena kata-kata saya dulu.

PS. Ayah, selamat hari ibu....

décembre 17, 2009

they can stop me, but they can't stop us

pasti ada luka, ketika kau pun akhirnya memilih pergi
aku pun masih menangis ketika akhirnya kau tak pernah kembali

akankah ada lagi penggalan kisah yang bisa kita rangkai
karena aku meyakini sudah habis puntung-puntung kenangan yang bisa aku kumpulkan
untuk memahami bahwa pernah ada kisah yang terjalin

namun semua kembali seperti biasa
meskipun aku benar-benar telah kehilanganmu.......

mungkin aku sudah lupa,
pernah ada cerita indah
mungkin aku sudah tak ingat
pernah ada kisah

mungkin aku memang sudah alpa
tapi aku tahu kau berharap aku tak bisa mengingatnya lagi
dan memang,
aku bahkan tidak pernah mencoba untuk mengenangnya kembali

PS. Ayah, they can stop me, but they can't stop us

décembre 16, 2009

sangat berharap ada yang nempel

penuhnya jadwal kegiatan bulan ini, acara jalan-jalan pun kadang sedikit dibatalkan, bukan karena apa, cuman memang jadwalnya busy banget wes ^O^
terima kasih, bagi yang bisa memahami keadaan saya ini.

sebenarnya banyak cerita, banyak hal yang saya alami, coba pelajari, namun tidak pernah saya cari-cari, karena kalau iseng saya kumat bisa tamat deh.
seperti hari ini, saya belajar sekali namanya mengalah, dan diam, agar semua tetap baik. malahan saya mencoba mendekatkan diri saya padanya, supaya bisa belajar bagaimana perasaanya, bagaimana senangnya, bagaimana sakitnya, bagaimana menjadi dia yang dicintai karena memang dia layak untuk dicintai bukan karena dia dicintai karena apa yang menjadi paketnya.
saya memandangnya, bahkan saya jadikan gambarnya sebagai wall paper di komputer saya. dikirimin sih, but thank you anyway yang sudah membaut saya dekat dengannya.
bukan agar bisa belajar berbagi, lebih kepada agar saya tau bagaimana dia. hanya itu saja. tak bolehkah belajar menjadi sodara? tak bisakah?

PS. Ayah, aku akan membiarkan semuanya berjalan seperti seharusnya, agar kau tetap bersinar disana

décembre 08, 2009

bukan tidak belajar untuk bersyukur

I need you to do me a huge favor, could you please take your name off your phone? My wife went through my phone and may be calling you.....

terasa capek sekali belakangan hari ini, sangat tidak menarik. kedatangan suami juga tidak membuat suasana hati menjadi asik. hari-hari diisi dengan kegiatan kapitalisme. belanja nonton makan dan tidak ada pemberdayaan SDM, cieh...
palingan beli coelho, itu juga ga bisa diitung sebagai pencerahan, wong belum khatam dibaca. namun dari keseluruhan kegiatan yang saya paling tidak suka adalah menonton new moon, haduh, lawannya ABG semua dan saya makin tidak suka. saya malah demen liat konser live nya Rihanna di cafe sebelah. cuman ga enak juga udah beli tiket banyak kok ga dipake, ya sutra.....

jika saya boleh memilih edward atau jacob, saya ingin perpaduannya.
edward yang selalu ada kapanpun, even pada awalnya dia menghilang ga jelas gitu, yang menemani dan menjaga saat saya mimpi buruk.
dan jacob, yang heumps, hangat... meskipun no excuse dia lebih mudah, namun saya bukan bella yang menolak berondong, saya cinta sama berondong, dan selalu membuat saya nampak muda, meskipun saya ga mature mature amat juga.

PS. Ayah, sandalku putus....

décembre 04, 2009

nocturno

bukan mau sok cinta anggun, terus saya nulis dengan judul nocturno ya. cuman memang ni nama nempel banget sama saya sejak tahun lalu. kemaren pas ditanyain artinya apa, duh kok jadi gagap, padal tinggal bilang malam aja kok repot. sekarang terpaksa saya jahu-jahu sama nocturno, sang password lama saya, sehingga seluruh password saya ganti baru, masalahnya passwordnya apa aja kadang suka lupa, huuh....sebel khan.....
saya biso masuk ke blog saya ini pun butuh perjuangan, mengingat dan mengkombinasi password yang pernah saya punya. makanya postingan dengan judul klakson satu kali ga pernah saya posting, semoga dalam waktu dekat ya, mengingatkan saya pada si soulmate saya, idih ngaku-ngaku, dulu tapinya. cumannya dia sudah jahu entah kemana, jadi mau dicemburuin atau mencemburuin udah ga bermakna lagi. lagi pula saya yang masih demen sama sesuatu yang sifatnya verbalis, kadang biso juga kok ga demen sama yang verbal, contohnya nieh, saya sempet punya prinsip senggol bacok. maksudnya adalah, saya langsung hantam aja kalau ada yang mau nyenggol saya. ex el bangets yah...

oh iya, saya mau cerita. di jogja tu ada pondokan aneh-aneh, saya udah kenal yang namanya rumah mertua, sekarang nemu lagi namanya rumah eyang. lucu aja. besok saya mau buat yang namanya rumah ayah atau rumah bunda, due to my experiences with you.... hehehehehe....

PS. Ayah, capek........