septembre 26, 2009

I'm a woman, therefore you must listen

saya sengaja meluangkan waktu saya untuk membaca blog saya semuanya, kemarin malam, mengalahkan cinta fitri. menyimak setiap kata dalam tulisan saya. berbagai keluhan, pujian, cacian, makian, dan setiap kebahagiaan, perbandingan, perasaan rusuh dan bahkan hujatan yang pernah saya tuangkan di bagian hidup saya, saya dalami lagi. saya hanya ingin belajar memahami diri saya sama baiknya saat saya bisa mencela orang.
semua kenangan yang tercurah, perlahan seperti rentetan peristiwa yang berputar di depan mata saya, kayak nonton video. saya memilih bagian dimana saya merasa, saya banyak kehilangan dan mencurahkan hampir semua waktu saya untuk memikirkannya, dan segala ketakutan akan membuka lembaran tersebut. berbagai perjumpaan, bertemu kemudian berpisah, lalu entah disengaja bertemu dan berpisah lagi, berulang kali.gapapa deh, itu akan mendewasakan saya, akan membuat saya belajar dari pengalaman itu bagaimana harus bersikap atau harus diam.

untuk hal itu saya lebih baik memilih diam, tidak mencoba untuk menggugat. saya tidak punya hak lagi untuk itu. dari sana pun akhirnya saya menyadari, bahwa, rasa sayang dan rasa tidak sayang sangat tipis jaraknya. mau tidak mau suka tidak suka, memang begitu adanya. terbukti dalam diri saya sendiri. dan memang waktu sudah menjawab semua bahkan seluruh pertanyaan saya, seberapa cepat dan seberapa mudah. tinggal bagaimana saya menyikapi pilihan itu, karena saya sudah membiarkan takdir turut andil dalam hidup saya.

saya sempet baca berita di us magazine, jennifer aniston ga hamil, salah ga gitu juga kali ya, its about pregnant at 40? terus dibandingkanlah dengan mantan suaminya yang live happily ever (until) after (hopefully) sama angelina jolie dengan keenam anaknya. bukan saya mau menyamakan dengan jennifer aniston yang harus berjuang untuk mencari laki-laki dalam hidupnya, mulai dari john meyer sampe bradley cooper (semoga nulisnya bener semua). emang si menurut saya, entah mengapa, kalau wanita sudah mapan, maka akan diguncang lagi kehidupannya kalau ga punya suami dan anak. kenapa? bahkan di sex in the city, carrie akhirnya dibuat menikah sama mr big, haduh. bahkan ga tanggung-tanggung, wanita menikah tapi ga bahagia dibuatin sinetron kayak desperate housewife, damn me. mengurus orang lain tenimbang mengurus diri sendiri masih lebih penting ya di dunia ini, huah........ gemes mode : on

PS. Ayah, semalem daku liat pink panther (lagi), ga bisa bobo sieh

Aucun commentaire: