dear "mine"
kemaren saya baca eleven minutesnya om coelho lagi, ga tau kenapa. di halaman pertama, saya membaca tulisan tangan saya, bersenggama dengan hidup dan kehidupan pasti membuat otak yang berperan sebagai vagina elastis, cuman tinggal bagaimana orgasmenya saja.
saya agak terhenyak soal tulisan saya ini, yah memang, buku ini agak gitu deh, cuman masak saya nulis quote sampai segitunya ^_^
namun bukan soal ini yang mau saya bahas, soalnya, memang agak susah juga sie soal pemikiran dan pola pikir itu sendiri.
siangnya seperti yang sudah saya bilang saya diajak karoke sama mas sigit, cuman saya kedatangan tamu, dan dari jahu pula, serta udara jogja yang panas menyengat membuat saya memutuskan untuk tidak ikut, rasanya dirumah, nemenin laptop, main game dan membaca buku sampai ketiduran serta mendengarkan beyonce yang if i were a boy atau sheila (again :p) sudah lebih cukup mengisi waktu luang saya. but i still imagine about persepolis dan embroderies, dua buku yang susah sekali dicari sekarang, gemes, dulu pas ada ga niat beli, pas udah ga ada, haduh, susah amir ditemukannya.
saya ingat, dalam buku yang pernah saya baca, saya pernah nemu kata-kata, i'm not going there to support him but i'm going there to stop him. uhs, pada mulanya saya ga paham apa maksudnya, namun di chapter-chapter berikutnya saya mulai memahami apa maksudnya, and before somebody menghentikan saya, lebih baik saya yang menghentikan apa yang akan dilakukan untuk menghentikan saya. if you could trapped me, it will be a very nice and delicious story, even just for a moment. duh jadi pengen nyalon, rasanya ke salon bisa membuat jalan pikiran saya lebih relaks sekarang.
saya merasa lebih ok sekarang lo, membiasakan bilang tidak dan membiarkan orang lain menunggu sepertinya sangat nikmat. hal lain yang saya catat adalah, saya mulai membiasakan diri untuk tidak terlalu tidur larut, cross my finger ya, malam ini saya tidur larut karna bikin laporan, jadi ini dispensasi, saya juga mulai membiasakan buat cepat-cepat pulang kerumah bila saya merasa pekerjaan saya baik-baik saja untuk ditinggal (saya sempat diprotes keras karna sering pulang malam je), bahkan saya pernah kok sempet-sempetnya tidur siang di kantor :p
hal lain, saya ga ngidam lagi tu liat termehek-mehek, meskipun tadi malam saya liat juga, episode calon pengantin wanita mencari mantan pacar yang ditinggalkannya, saya lebih suka nonton dvd di kamar sambil cekikikan, wait itu kalau pilemnya lucu, cuman kalau sedih kayak nights in rodanthe ya paling jadi melow mendadak. we save each other ^_^ lucu khan, itu kata-kata si diane lane pas ricard gere-nya mati keterjang ombak waktu ngambilin penisilin. duh, tambah melow lagi pas dia mbaca surat yang akan dikirim si om richard, ehms, pinali saya tau, hurting someone we care is not easy hahahaha.... bener juga ga ada kata seharusnya dan seandainya. orang superman is dead aja bisa nyanyi jika kami bersama, but its not the song what i mean.
gemes, sebel, kesel, mangkel, kecewa.
rasanya masih saja pengen marah, i lost my last chance, even everyone has a second chance, but i dont believe, saya hanya percaya, kesempatan hanya datang sekali dan habis itu tidak datang lagi. makanya saya demen banget sama lagunya bcl yang kecewa, asem iks, saiki ngidam bcl, padal dulu saya sebel banget sama dia habis saya yang disangka ngopi potongan rambutnya, padal jelas-jelas saya yang potong rambut duluan hahahaha......
jadi inget, saya pernah membaca sms dari seorang kawan buat mantan istrinya, so sweet, semoga bukan sms forward-an, karna esensinya jadi beda entar :p
aku memang bukan orang terpenting dalam hidupmu, tapi suatu saat nanti jika engkau mendengar namaku, kau akan berkata... dia telah mengisi hariku.
memang benar khan, sometimes love just aint enough, meskipun cinta tapi kawan saya dan istrinya tetap berpisah, too good to be true menurut sang istri, dan saya berfikir andai ada kesempatan kedua, apakah mereka akan tetap saling melewatkan?
kemaren saya baca eleven minutesnya om coelho lagi, ga tau kenapa. di halaman pertama, saya membaca tulisan tangan saya, bersenggama dengan hidup dan kehidupan pasti membuat otak yang berperan sebagai vagina elastis, cuman tinggal bagaimana orgasmenya saja.
saya agak terhenyak soal tulisan saya ini, yah memang, buku ini agak gitu deh, cuman masak saya nulis quote sampai segitunya ^_^
namun bukan soal ini yang mau saya bahas, soalnya, memang agak susah juga sie soal pemikiran dan pola pikir itu sendiri.
siangnya seperti yang sudah saya bilang saya diajak karoke sama mas sigit, cuman saya kedatangan tamu, dan dari jahu pula, serta udara jogja yang panas menyengat membuat saya memutuskan untuk tidak ikut, rasanya dirumah, nemenin laptop, main game dan membaca buku sampai ketiduran serta mendengarkan beyonce yang if i were a boy atau sheila (again :p) sudah lebih cukup mengisi waktu luang saya. but i still imagine about persepolis dan embroderies, dua buku yang susah sekali dicari sekarang, gemes, dulu pas ada ga niat beli, pas udah ga ada, haduh, susah amir ditemukannya.
saya ingat, dalam buku yang pernah saya baca, saya pernah nemu kata-kata, i'm not going there to support him but i'm going there to stop him. uhs, pada mulanya saya ga paham apa maksudnya, namun di chapter-chapter berikutnya saya mulai memahami apa maksudnya, and before somebody menghentikan saya, lebih baik saya yang menghentikan apa yang akan dilakukan untuk menghentikan saya. if you could trapped me, it will be a very nice and delicious story, even just for a moment. duh jadi pengen nyalon, rasanya ke salon bisa membuat jalan pikiran saya lebih relaks sekarang.
saya merasa lebih ok sekarang lo, membiasakan bilang tidak dan membiarkan orang lain menunggu sepertinya sangat nikmat. hal lain yang saya catat adalah, saya mulai membiasakan diri untuk tidak terlalu tidur larut, cross my finger ya, malam ini saya tidur larut karna bikin laporan, jadi ini dispensasi, saya juga mulai membiasakan buat cepat-cepat pulang kerumah bila saya merasa pekerjaan saya baik-baik saja untuk ditinggal (saya sempat diprotes keras karna sering pulang malam je), bahkan saya pernah kok sempet-sempetnya tidur siang di kantor :p
hal lain, saya ga ngidam lagi tu liat termehek-mehek, meskipun tadi malam saya liat juga, episode calon pengantin wanita mencari mantan pacar yang ditinggalkannya, saya lebih suka nonton dvd di kamar sambil cekikikan, wait itu kalau pilemnya lucu, cuman kalau sedih kayak nights in rodanthe ya paling jadi melow mendadak. we save each other ^_^ lucu khan, itu kata-kata si diane lane pas ricard gere-nya mati keterjang ombak waktu ngambilin penisilin. duh, tambah melow lagi pas dia mbaca surat yang akan dikirim si om richard, ehms, pinali saya tau, hurting someone we care is not easy hahahaha.... bener juga ga ada kata seharusnya dan seandainya. orang superman is dead aja bisa nyanyi jika kami bersama, but its not the song what i mean.
gemes, sebel, kesel, mangkel, kecewa.
rasanya masih saja pengen marah, i lost my last chance, even everyone has a second chance, but i dont believe, saya hanya percaya, kesempatan hanya datang sekali dan habis itu tidak datang lagi. makanya saya demen banget sama lagunya bcl yang kecewa, asem iks, saiki ngidam bcl, padal dulu saya sebel banget sama dia habis saya yang disangka ngopi potongan rambutnya, padal jelas-jelas saya yang potong rambut duluan hahahaha......
jadi inget, saya pernah membaca sms dari seorang kawan buat mantan istrinya, so sweet, semoga bukan sms forward-an, karna esensinya jadi beda entar :p
aku memang bukan orang terpenting dalam hidupmu, tapi suatu saat nanti jika engkau mendengar namaku, kau akan berkata... dia telah mengisi hariku.
memang benar khan, sometimes love just aint enough, meskipun cinta tapi kawan saya dan istrinya tetap berpisah, too good to be true menurut sang istri, dan saya berfikir andai ada kesempatan kedua, apakah mereka akan tetap saling melewatkan?

Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire